Posts Tagged ‘cara membuat stiker’

Tempat membuat dan cara membuat stiker

Stiker telah banyak digunakan secara luas. Lihat saja kemasan makanan, minuman, mainan anak, obat-obatan, sabun, detergen, bumbu masak, suplemen, segel handphone, segel barang-barang elekronik dan masih banyak lagi dunia industri yang menggunakan stiker untuk berbagai keperluan. Termasuk juga kita sering jumpai lokasi wisata, atau foto calon Kepala Daerah dan calon anggota DPR menempel di berbagai media, dengan menggunakan bahan stiker. Yang paling sederhana, mungkin anda pernah lihat undangan pernikahan dengan label stiker ditempel untuk menuliskan alamat penerimanya.

Nah jika anda mau membuat stiker penjelasan berikut ini mungkin bisa membantu anda yang sedang mencari informasi cara membuat stiker.

Tentukan Dulu Peruntukannya

Ya, menentukan penggunaan atau peruntukan stiker untuk keperluan apa ini penting. Dengan mengetahui mau dipakai apa stiker tersebut nantinya, kita bisa merencanakan desain gambar, bahan stiker yang dipilih, cara mencetaknya, ukurannya, finishingnya, dll.

Sebagai contoh dalam menentukan peruntukan stiker kita bisa tentukan stiker mau ditempel dimana? Ditempel di kertas, ditempel di tembok, di kaca, di plastik, logam, dll. Atau apakah nantinya ditempel di dalam ruangan yang tidak terkena hujan (in door), atau malah stiker akan ditempel di luar, di tempat yang bisa terkena hujan dan panas terik matahari, atau bahkan untuk direndam di dalam lair dan dimasukan di lemari pendingin seperti kemasan soft drink, yoghurt misalnya.

Tentukan juga desain stiker

Setelah kita tahu persis peruntukannya, barulah kita membuat desainnya, baik gambar stiker, tulisan stiker, maupun ukuran dan bentuknya.

Dalam mendesain stiker, jika anda baru pertama atau belum terbiasa mendesain stiker, bisa melihat contoh-contoh desain stiker yang sudah jadi. Misalnya untuk mendesain stiker kemasan produk anda bisa jalan-jalan ke supermarket atau toko guna melihat perbandingan beberapa desain yang kita bidik. Jika perlu anda bisa membeli satu atau dua prosuk yang label stikernya mau anda jandikan inspirasi buat desain anda. Bisa juga anda cari di internet dengan mengetikan keyword yang anda cari.

Untuk mendesain stiker dengan computer, anda bisa gunakan software untuk desain grafis. Misalnya anda gunakan pengolah grafis Corel Draw, Adobe Ilustrator, Adobe Photoshop, Adobe Freehand, dll., atau gabungannya.

Bagaimana mencetak stikernya, dan apa bahan stikernya?

Setelah anda siap dengan desain stikernya, kini tiba saatnya untuk mencetak stiker. Ada beberapa pilihan untuk mencetak stiker yang telah anda desain. Bisa dengan diprint, disablon, dicetak offset, atau diprint dengan digital printing menggunakan printer khusus. Bahkan ditulis tangan atau dilukis manual pun bisa, tergantung medianya.

Untuk bahan stiker yang digunakan pun bisa dipilih, tergantung peruntukan, desain stikernya, mesin atau alat cetak stikernya, dll.

Bahan stiker yang banyak dijual di pasaran antara lain, stiker HVS (bahan kertas HVS tapi ada lapisan lemnya, sehingga bisa menempel), ada juga bahan stiker kromo (kertasnya licin mengkilat seperti kertas artpaper, namun ada lemnya yang bisa merekat untuk bisa ditempel). Kedua bahan stiker yang disebutkan tadi, tidak tahan air, artinya tidak cocok untuk ditempel di luar ruang yang terkena hujan misalnya. Bahan ini, terutama kertas stiker kromo, banyak dipakai untuk label kemasan yang tidak banyak terkena air. Kemasan botol kecap, saus, suplemen, kue, makanan ringan, label CD/DVD, beberapa contoh label kemasan yang menggunakan bahan stiker kromo ini.

Lalu bagaimana jika anda menginginkan stiker yang tahan air untuk ditempel sebagai stiker mobil atau stiker motor yang biasa ditempel di kaca mobil atau body mobil, dan motor? Untuk keperluan ini anda bisa menggunakan bahan stiker vinyl. Termasuk stiker untuk ditempel di billboard atau plang yang dipajang di jalan atau di atas gedung.

Sebenarnya masih ada jenis kertas stiker lainnya, disamping bahan-bahan yang disebutkan di atas tadi. Anda bisa menanyakannya ke toko penjual bahan stiker terdekat di kota anda,

Finishing stiker hasil cetakan

Setelah stiker di cetak, mungkin saja memerlukan penanganan khusus lainnya lagi. Misalnya stiker tersebut perlu di laminasi, baik laminasi glossy maupun laminasi doff. Atau hasil cetakan stiker tersebut cukup di vernish (UV). Pekerjaan inilah yang disebut sebagai finishing. Atau mungkin saja stiker yang berbentuk lembaran-lembaran tersebut, akan dipotong dirapihkan mengikuti bentuk yang diinginkan, bentuk bulat, persegi, segi tiga, bentuk binatang, dan bentuk-bentuk lainnya sesuai keinginan.

Nah itulah sedikit gambaran cara membuat stiker. Kalau anda masih bingung dengan cara membuat stiker, kami siap memberikan solusinya. Anda tinggal order pada kami dan kami siap mengerjakan stiker pesanan anda.